Angkut 157 Orang, Pesawat Ethiopian Airlines Jatuh Setelah Lepas Landas


Pesawat Ethiopian Airlines jatuh enam menit setelah lepas landas dari Ibu Kota Addis Ababa, dalam penerbangan menuju Nairobi. Pihak maskapai penerbangan mengatakan 149 penumpang dan delapan awak pesawat berada di dalam pesawat yang jatuh enam menit setelah lepas landas. 

Sebuah pernyataan dari maskapai itu pada Minggu (10/3/2017) pagi mengatakan pesawat jenis Boeing 737 jatuh di sekitar Bishoftu, atau Debre Zeit, sekitar 50 kilometer selatan Ibu Kota, tak lama setelah lepas landas pada pukul 08:38 waktu setempat.

"Operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung dan kami tidak memiliki informasi yang bisa dikonfirmasi tentang korban atau kemungkinan korban," bunyi pernyataan itu seperti dikutip dari France24.

Seorang juru bicara maskapai mengkonfirmasi pesawat itu jatuh saat menuju Nairobi dari ibukota Ethiopia, Addis Ababa, pada pukul 08.44 waktu setempat. Belum jelas di mana kecelakaan itu terjadi. Pihak maskapai belum mengeluarkan pernyataan lanjutan.

Kantor Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed mengeluarkan pernyataan pada hari Minggu pagi memberikan ucapan belasungkawa kepada pihak keluarga.

CEO Ethiopian Airlines, Tewolde Gebremariam menuturkan bahwa korban pesawat Ethiopian Airlines yang jatuh berasal dari setidaknya 30 negara. Salah satu korban diketahui adalah seorang warga negara Indonesia (WNI).

Melansir Reuters pada Minggu (10/3), Gebremariam menuturkan bahwa 32 warga Kenya, 18 warga Kanada, sembilan warga Ethiopia, 8 warga Italia, 8 warga China, 8 warga Amerika Serikat (AS), 7 warga negara Inggris, 7 warga negara Prancis, 6 warga negara Mesir, 5 warga negara Belanda, 4 warga India, 4 orang dari Slovakia, 3 warga Austria, 3 Swedia, 3 Rusia, 2 Maroko, 2 Spanyol, 2 Polandia dan 2 Israel tewas dalam kecelakaan itu.


"Terdapat satu warga negara dari Belgia, Indonesia, Somalia, Norwegia, Serbia, Togo, Mozambik, Rwanda, Sudan, Uganda, dan Yaman dalam pesawat itu," ucapnya.

Dalam sebuah pernyataan pihak maskapai menuturkan, pesawat itu jatuh di sekitar Bishoftu, atau Debre Zeit, sekitar 50 kilometer selatan Ibu Kota, tak lama setelah lepas landas pada pukul 08:38 waktu setempat.


Perusahaan Penyiaran Ethiopia, sebuah radio milik pemerintah Ethiopia kemudian menuturkan bahwa seluruh penumpang pesawat Ethiopian Airlines Boeing 737 dipastikan tewas.