Nih 5 Studi Tentang Seks yang Wajib Anda Ketahui!


Seperti yang diketahui, hubungan seks menjadi kebutuhan hidup manusia yang mendasar. Setidaknya, Ada 5 Studi Tentang Seks yang Wajib Anda Ketahui!

Hubungan seks menjadi kebutuhan hidup manusia yang mendasar. Banyak yang berharap bisa mendapatkan kepuasan dari aktivitas ini,.

Tak heran pula jika aktivitas ini selalu dimanfaatkan sebagai obyek dari berbagai studi yang hasilnya akan bermanfaat bagi siapapun. Seperti halnya 5 studi tentang seks yang perlu Anda ketahui berikut ini:

1. Pria tak harus selalu mendominasi di ranjang
Bukanlah gagasan yang baik jika pasangan terus-menerus menganggap pria harus mendominasi di atas ranjang. Lagipula orang dewasa muda yang berpendapat bahwa pria harus ‘berkuasa’ di ranjang justru memiliki kepercayaan diri yang lebih sedikit saat bercinta ketimbang rekan-rekan mereka yang lebih fleksibel.

2. Orgasme saat nge-gym itu nyata!
Pada bulan Maret 2012 lalu, tim peneliti mengungkapkan bahwa fenomena ‘coregasm’ itu nyata. Ini adalah orgasme yang disebabkan oleh latihan fisik yang menekankan pada otot inti perut, bahkan tanpa rangsangan pada alat kelamin sekalipun.

3. Bicara soal seks beri dampak positif untuk bercinta
Menurut sebuah studi dari Cleveland State University, semakin Anda merasa nyaman berbicara tentang seks dan tanpa malu-malu, terutama dengan pasangan maka bisa dipastikan Anda akan semakin puas dengan kehidupan seksual Anda.

Tapi jika Anda tak pandai berbicara, tak usah keburu khawatir dulu. Studi yang dipublikasikan pada bulan Agustus 2012 dalam Journal of Social and Personal Relationships ini juga mengungkapkan bahwa komunikasi non-verbal seperti erangan atau tatapan malu-malu pada pasangan akan memberikan kepuasan lebih pada aktivitas seks Anda ketimbang ngobrol saat bercinta.

4. Baru melahirkan bukan berarti susah diajak bercinta
Wanita yang baru saja melahirkan lebih tertarik untuk bercinta sebelum waktunya dianggap benar-benar siap oleh dokter. Biasanya dokter baru memperbolehkan para ibu muda ini untuk bercinta enam minggu setelah melahirkan. Uniknya, studi yang dirilis pada bulan Juni 2012 itu memaparkan bahwa alasan di balik kecenderungan ini adalah semata faktor psikologis.

5. Seks dapat menyebabkan sakit kepala
Sakit kepala bisa membuat orang malas bercinta tapi ternyata sebaliknya seks juga dapat menyebabkan sakit kepala. Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam British Journal of Medical Practitioners, kondisi yang disebut dengan coital cephalgia ini 3-4 kali lebih banyak dialami pria ketimbang wanita. Beruntung kondisi ini dapat diobati dengan obat-obatan tertentu.