Ozil Menolak Gaji 17 Milyar per Pekan



Ozil lebih memilih untuk bertahan di Emirates Stadium ketimbang meraih pendapatan besar di Asia.
Mesut Ozil menolak tawaran 'gila' dari klub-klub Asia yang bernilai gaji £1 juta per pekan demi bertahan di Arsenal, demikian klaim agennya.

Playmaker berusia 30 tahun tersebut sepakat menerima kontrak baru bersama The Gunners pada Februari lalu senilai £300,000 per pekan setelah melewati serangkaian isu terkait masa depannya.

Dr Erkut Sogut selaku perwakilannya membantah jika uang adalah masalah utama di balik rumitnya negosiasi kontrak anyar dan menegaskan Ozil bisa saja menerima jumlah yang lebih besar apabila meninggalkan London.

"Kami mendapat beberapa tawaran yang sangat besar dari Asia. Beberapa di antaranya sangat gila. Tapi bagi Mesut, uang bukan faktor yang paling utama," ungkap Sogut kepada Standard Sport.



"Uang memang jelas salah satu hal paling penting untuk dipertimbangkan, tapi orang-orang harus ingat bahwa kemampuan sepakbola juga salah satu aspek negosiasi. Impak komersial dari seorang sepakbola sangat krusial sekarang ini."

"Mesut punya pengikut terbesar di media sosial di antara para pemain Liga Primer lainnya dan saya baca penjualan kostumnya terbesar di klub. Pada akhirnya, semua informasi tersebut harus dibawa menjadi pertimbangan."

"Jadi, sisi komersial menjadi sangat besar bagi pemain seperti Mesut, yang telah bermain di beberapa negara berbeda dan mengenakan kostum nomor 10 Jerman, di mana ia memenangkan Piala Dunia. Pasanya luas ke seluruh dunia. Klub menciptakan uang dari para pemain sepertinya."