Jack Ma Anggap Perang Dagang AS-Tiongkok Hal Paling Bodoh

Pendiri Alibaba Group Jack Ma dalam diskusi panel “Disrupting Development” Pertemuan IMF-Bank Dunia di Nusa Dua, Bali pada Jumat (12/10). Jack Ma mengatakan “pebisnis tak punya rasa takut, kompetitor yang seharusnya takut”.Angga Yuniar
Miliarder sekaligus pendiri Alibaba Jack Ma menyebut perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok merupakan hal paling bodoh.

Apalagi, perang dagang antara kedua negara berpengaruh di dunia ini kian meluas.

Salah satu orang terkaya di Tiongkok ini memperingatkan, perang dagang tersebut bisa berlangsung selama dua dekade.

"Perang dagang adalah hal yang paling bodoh di dunia ini," kata Jack Ma di China International Import Expo di Shanghai, sebagaimana dikutip dari Time, Selasa (6/11/2018).

Jack Ma menganggap, perang dagang ini tidak ada gunanya mengingat negara-negara Asia kini tengah menjadi konsumen terbesar bagi barang-barang dari luar negeri.

Hal ini tidak dimungkiri karena adanya peran internet, bertumbuhan lapangan pekerjaan, dan tidak lagi menggunakan manufaktur jadul.

Jack Ma selaku pemilik kerajaan bisnis di Tiongkok memang telah menjadi musuh utama dari penerapan tarif pajak bernilai besar untuk barang-barang Tiongkok yang masuk ke AS.

Kini, fokus utama Presiden Donald Trump memang untuk mengambil kembali pendapatan AS (yang nilainya mencapai US$ 423 miliar) yang selama ini dinilai telah masuk ke Tiongkok. Caranya dengan menerapkan bea pajak masuk produk Tiongkok ke AS dengan nilai tinggi.

Meskipun Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping dikabarkan akan bertemu dalam beberapa waktu mendatang, kedua negara masih jauh terpisah, terutama dari segi hubungan perdagangan dan akses pasar.