Apple Akan Hadirkan Versi Baru Face ID Lewat iPhone 2019

CEO Aplle Tim Cook dan Apple chief design officer Jonathan Ive melihat produk baru Apple di Apple Headquarters, Cupertino, California (12/9). Tiga iPhone terbaru Apple tersebut merupakan penerus dari iPhone X. (AP Photo/Marcio Jose Sanchez)
Analis terkemuka, Ming-Chi Kuo, mengatakan salah satu prioritas utama untuk seri iPhone 2019 adalah membuat Face ID semakin cepat dan akurat. Oleh sebab itu, ia memperkirakan versi baru Face ID akan hadir perdana pada iPhonen 2019.

Dilansir Softpedia, Senin (5/11/2018), versi terbaru Face ID ini disebut akan memiliki kualitas yang jauh lebih baik. Secara teknis, akan memperkecil kemungkinan gagal memindai wajah pengguna dengan cara mengurangi dampak cahaya sekitar dalam proses pemindaian.

Apple tengah berusaha keras untuk membuat Face ID lebih cepat dan akurat. Hal ini salah satunya disebabkan Face ID merupakan fitur unlock utama, setelah mulai dari iPhone 2018 tidak lagi menggunakan Touch ID.

Lebih lanjut, iPhone 2019 dilaporkan akan meluncur dalam tiga varian seperti tahun ini. Dua di antaranya menggunakan layar OLED, sedangkan satu dengan LCD.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, iPhone terbaru akan diumumkan pada September 2019. Berbagai bocoran tentang smartphone tersebut kemungkinan akan banyak muncul beberapa bulan sebelum pengumumannya.

iPhone merupakan salah satu smartphone favorit, termasuk di kalangan remaja. Remaja Amerika Serikat (AS) diketahui sebagai penggemar berat Apple, dan tidak lagi mengejutkan melihat pembelian iPhone meningkat setiap tahun.

Berdasarkan survei perusahaan manajemen aset dan bank investasi, Piper Jaffray, jumlah remaja yang tertarik membeli iPhone meningkat tahun ini.

Tidak kurang dari 86 persen remaja AS menginginkan iPhone pada 2018, naik dari 84 persen pada musim semi 2018 atau sekitar awal tahun. Sebanyak 8.600 remaja AS turut serta dalam survei ini.

Tidak sekadar menginginkan iPhone, kebanyakan responden juga telah memiliki smartphone premium itu. Sekira 82 persen dari total remaja itu menyatakan sudah memiliki iPhone.

Kendati iPhone menjadi favorit, perangkat pendampingnya yakni Apple Watch, ternyata tidak begitu menarik perhatian mereka. Hanya 23 persen responden menginginkan Apple Watch dalam enam bulan ke depan, naik dari 20 persen dibandingkan periode riset sebelumnya.

Kebanyakan remaja yang berasal dari keluarga berpendapatan tinggi menempatkan Apple Watch sebagai merek favorit kedua. Satu-satunya yang lebih baik dari smartwatch tersebut adalah jam tangan Rolex.

Kendati demikian, peringkat Apple Watch masih lebih tinggi daripada merek jam tangan klasik seperti Fossil, Casio, Gucci dan Nixon. Perangkat wearable Fitbit juga berada di peringkat 10 besar.