Makin Pintar, Google Lens Bisa Kenali Objek Secara Langsung

Tampilan Google Lens (kredit: bgr)
Pertama kali diperkenalkan di gelaran Google I/O 2017, Google secara bertahap terus meningkatkan Google Lens.

Karena itu, di konferensi teknologi tahunan ini, perusahaan yang bermarkas di Mountain View, Amerika Serikat (AS) itu juga mengungkap sejumlah perubahan di teknologi tersebut.

Dikutip dari Tech Crunch, Rabu (9/5/2018), dalam versi terbaru ini, Google Lens juga dapat mengenali teks.

Kehadiran fitur menambah kemampuan Lens yang sebelumnya sudah dapat mengenali sejumlah objek, seperti bangunan atau objek tertentu.

Dengan kemampuan ini, saat pengguna mengarahkan Lens ke kata-kata tertentu, misalnya menu makanan, fitur akan menampilkan informasi seputar makanan tertentu, termasuk bahan-bahan pembuatnya.

Tak hanya membaca kata-kata, Google Lens juga dapat mengenali arti dan konteks dari sebuah kata-kata.

Pengguna juga dapat mengambil gambar kata-kata di dunia nyata dan menyalinnya menjadi teks untuk digunakan di perangkat.

Kali ini, perusahaan juga menyertakan kemampuan pengenalan secara real-time. Maksudnya, pengguna dapat memanfaatkan Google Lens untuk mengenali objek tertentu secara langsung dan menampillkan informasi di baliknya.

Google menuturkan, fitur ini memanfaatkan kemampuan perangkat dan cloud TPU, Lens dapat mengenali miliaran kata-kata, frase, tempat, dan objek tertentu dalam hitungan detik.

"Kamera kini tak hanya menjawab pertanyaan, tapi langsung memberikan jawaban saat pertanyaan itu ada," tutur Head of Product Google Augmented Reality, Virtual Reality, and Vision-based Product (Lens) Aparna Chennapragada.

Terakhir, ada pula fitur anyar yang diberi nama Style Match. Berbekal fitur ini, pengguna dapat mengambil gambar pakaian, seperti kemeja atau celana, dan Google Lens akan menampilkan daftar barang lain yang senada dengan pakaian tersebut.

Rencananya, pembaruan ini akan tersedia di Google Lens dalam beberapa minggu ke depan. 

Sekadar informasi, Google Lens merupakan salah satu tool terbaru yang Google umumkan di I/O 2017. Tool tersebut adalah teknologi teranyar Google yang diciptakan dengan kecerdasan buatan dan Machine Learning milik Google untuk mendeteksi objek secara cerdas, langsung dari kamera perangkat Android.

Diungkapkan CEO Google Sundar Pichai, Google Lens menciptakan algoritma yang memungkinkan kamera perangkat Android tak hanya membidik apa yang dilihat, tetapi juga menangkap momen apa yang dibidik. Untuk memaksimalkan fungsinya agar kian cerdas, Google Lens akan dibantu oleh Google Assistant.

“Ia juga akan mengerti apa yang pengguna lihat dan membantunya lebih mudah saat membidik objek,” kata Pichar menjelaskan di tengah sesi keynote Google I/O 2017 yang berlokasi di Shoreline Amphitheatre, California, Rabu (17/5/2017).

Secara mekanisme, Google Lens diklaim amat membantu penggunanya kelak. Saat mendemonstrasikan Google Lens, Pichai memperlihatkan bagaimana menggunakan Google Lens langsung dari perangkat Android.

“Pertama, Google Lens bisa mengidentifikasi objek yang hendak difoto,” imbuhnya. Contoh, saat memotret objek bunga, Google Lens—dibantu dengan Google Assistant—akan memberitahukan pengguna mengenai informasi seputar objek yang difoto, mulai dari jenis bunga, hingga toko bunga terdekat yang menjual bunga itu.

Kedua, Google Lens juga akan membantu keseharian pengguna lebih mudah, contohnya seperti menghubungkan jaringan Wi-Fi rumah hanya dengan memotret stiker router Wi-Fi.

Jadi, cara kerjanya, pengguna hanya perlu memotret stiker router Wi-Fi dengan Google Lens, dan setelahnya Google Lens akan langsung mengaktifkan Wi-Fi tanpa perlu memasukkan password lagi.

Google Lens juga mampu menampilkan informasi dari lokasi yang hendak difoto. Ambil contoh, saat pengguna memotret sebuah toko, secara otomatis Google Lens akan menampilkan layar pop up kecil, lengkap dengan informasi terkait toko itu.

“Informasi diambil dari semua layanan kami, seperti Google Maps. Jadi, pengguna bisa mengetahui rating dan listing lain terkait toko yang dibidik,” tutur Pichai.

Dan salah satu fitur menarik dari Google Lens adalah fitur Calendar Booking yang sangat membantu penggunanya. Jadi, saat pengguna melihat papan iklan konser di jalan (lengkap beserta waktu konsernya), pengguna bisa langsung booking tiket konser hanya dengan memotret papan iklan konser tersebut.

Setelah sebelumnya hanya tersedia di smartphone Pixel, Google akhirnya melepas fitur Google Lens untuk lebih banyak perangkat. Bulan lalu, Google telah mengumumkan sejumlah perangkat flagship sudah dapat memanfaatkan fitur ini.

Raksasa internet itu menyebut pengguna perangkat premium dari Samsung, Huawei, LG, Motorola, Sony, dan Nokia dapat memanfaatkan fitur ini melalui Google Assistant. Terbaru, perusahaan juga mengumumkan fitur ini tersedia di lebih banyak perangkat Android.

Dikutip dari Phone Arena, Kamis (8/3/2018), Google menggunakan akun Twitter Google Photos untuk mengumumkan kehadiran Lens di perangkat Android Lain. Namun, sebagai syaratnya, perangkat itu sudah terpasang Google Photos versi terbaru.

"Mulai hari ini, pengguna Android dapat menggunakan Google Lens untuk membuat kontak dari kartu nama atau informasi dari bangunan ternama," tulis @googlephotos. Rencananya, fitur ini juga akan tersedia untuk platform iOS dalam waktu dekat.